Emerging
Published Jun 23, 2026Updated Jun 23 Major3
85%
Balita Tewas dalam Kebakaran Rumah di Surabaya, Kakak Lompat dari Lantai Dua
Kebakaran rumah di Jalan Petemon Timur, Surabaya, pada Senin (22/6/2026) siang menewaskan seorang balita berusia 4 tahun, Kyaranissa Kamila Susetyo, dan melukai kakaknya Aldery Ahmad Susetyo (11) yang melompat dari lantai dua. Api melahap lantai dua rumah seluas 5x10 meter, dan petugas pemadam mengalami kendala akses karena lokasi di gang sempit. Aldery sempat berteriak minta tolong untuk adiknya sebelum akhirnya menyelamatkan diri.
Quick Facts
- Kebakaran rumah lantai dua
- Balita meninggal dunia
- Kakak melompat dari lantai dua untuk selamat
- Pemadaman api oleh DPKP Surabaya
- Evakuasi korban luka ke Puskesmas





Kebakaran melanda sebuah rumah berlantai dua di Jalan Petemon Timur, Kecamatan Sawahan, Surabaya, pada Senin (22/6/2026) siang. Peristiwa ini menewaskan seorang balita perempuan berusia 4 tahun dan melukai kakaknya yang berusia 11 tahun yang nekat melompat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, api dilaporkan muncul sekitar pukul 14.15 WIB dan dengan cepat melahap lantai dua rumah berukuran sekitar 5 x 10 meter. Sebanyak 10 hingga 11 unit kendaraan pemadam dikerahkan dari berbagai pos, antara lain Pos Grudo, Pos Pakis TVRI, dan Rayon 1 Pasar Turi. Petugas tiba di lokasi pada pukul 14.22 WIB dan berhasil memadamkan api pada pukul 14.35 WIB, dengan proses pendinginan selesai pada pukul 16.15 WIB.
Akses menuju lokasi kebakaran menjadi kendala utama karena rumah berada di gang sempit dengan lebar sekitar 1,5 meter. Petugas terpaksa mengulur selang sejauh 50 meter dari unit kendaraan ke titik api. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya Laksita Rini dan Kepala Bidang Pemadaman DPKP Surabaya M. Rokhim mengonfirmasi medan yang sulit tersebut.
Korban jiwa dalam peristiwa ini adalah Kyaranissa Kamila Susetyo (4), yang ditemukan meninggal di atas kasur yang hangus di kamarnya. Balita tersebut baru saja menyelesaikan pendidikan anak usia dini dan rencananya akan didaftarkan ke taman kanak-kanak pada pertengahan tahun ini. Kakaknya, Aldery Ahmad Susetyo (11), selamat dengan memecahkan kaca jendela dan melompat dari ketinggian sekitar 6-7 meter. Sebelum melompat, Aldery sempat berteriak minta tolong warga untuk menyelamatkan adiknya, tetapi api sudah terlalu besar sehingga warga tidak bisa masuk.
Salah seorang tetangga, Heri Siswandi, menuturkan bahwa Aldery terus berteriak "Adikku, adikku!" dari jendela, tetapi api memblokir akses tangga sehingga upaya penyelamatan gagal. Warga lain, Hengky Oek (68), menambahkan bahwa Aldery akhirnya nekat melompat setelah kobaran api semakin mendekat. Akibat lompatan tersebut, Aldery mengalami pendarahan di kaki dan mulut, serta luka lecet dan syok, dan segera dievakuasi ke Puskesmas Sawahan untuk penanganan medis.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang. Penanganan kejadian melibatkan DPKP Surabaya, BPBD Kota Surabaya, kepolisian, Puskesmas Sawahan, Satpol PP, serta Posko Terpadu Utara Kasuari.
Topics
Why This Matters
This incident highlights the dangers of residential fires in dense urban areas with narrow access routes, which can delay emergency response and increase casualties. For readers living in similar environments, it underscores the critical importance of fire safety measures, emergency evacuation plans, and keeping pathways clear for fire trucks. The tragic death of a child and the survival story of her brother may prompt families to review their own fire preparedness and ensure that children know escape routes and safe behaviors during a fire.
Timeline & Sources
Jun 22, 2026
WireKebakaran mulai melanda lantai dua rumah di Jalan Petemon Timur.
Jun 22, 2026
WireLaporan kebakaran diterima DPKP Surabaya.
Jun 22, 2026
WireApi berhasil dipadamkan.
Jun 22, 2026
WireProses pembasahan dan penanganan selesai, lokasi dinyatakan aman.
Sources
- Bocah 4 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di SurabayadetikNewsMediaJun 23, 2026
- Kebakaran Rumah di Petemon Surabaya, Seorang Anak Meninggal DuniaSuara SurabayaMediaJun 23, 2026
- Teriakan Pilu Kakak dalam Kebakaran di Surabaya, "Adikku, Adikku!" lalu Nekat Lompat dari Lantai 2Kompas.comMediaJun 23, 2026