Emerging
Jun 23, 20262
80%
Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang Berhasil Dipadamkan, Warga Dievakuasi
Kebakaran besar melanda pabrik sandal di Tangerang selama lebih dari 12 jam sebelum akhirnya dipadamkan. Puluhan warga dievakuasi akibat asap pekat yang mengancam kesehatan, sementara proses pendinginan terus dilakukan. Belum ada laporan warga yang terkena ISPA, namun penyebab kebakaran masih diselidiki.




Quick Facts
Who
BPBD Kota Tangerang
What
kebakaran pabrik sandal
When
Minggu (21/6) malam
Where
Jalan Melati Raya, Tanah Tinggi
- kebakaran pabrik sandal
- evakuasi warga
- pendinginan area pabrik
- pemantauan kesehatan warga
- pembukaan posko kesehatan
Kebakaran besar melanda pabrik sandal PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di Jalan Melati Raya, Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang, yang berlangsung lebih dari 12 jam sejak Minggu (21/6) malam hingga Senin (22/6) pagi. Api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran bekerja keras memadamkan api yang menghasilkan kepulan asap hitam tebal. Proses pendinginan kini dilakukan untuk memastikan api tidak kembali menyala, terutama di area belakang pabrik yang menjadi titik terparah dan dekat dengan permukiman warga.
Puluhan warga sekitar lokasi dievakuasi akibat asap pekat yang menyelimuti permukiman dan dikhawatirkan mengganggu kesehatan. Evakuasi dilakukan oleh Pemerintah Kelurahan Tanah Tinggi dalam radius sekitar 200 meter dari lokasi kebakaran, terutama warga yang tinggal berbatasan langsung dengan area pabrik. Sebagian warga memilih mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat, sementara lainnya dievakuasi ke lokasi pengungsian sementara yang disiapkan pemerintah setempat, termasuk di sarana ibadah.
Lurah Tanah Tinggi, Dewi Ratna Sari, mengatakan perubahan arah angin sejak pagi menyebabkan asap pekat bergerak menuju kawasan permukiman, yang berpotensi mengganggu pernapasan. Pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan Puskesmas Tanah Tinggi untuk melakukan pemantauan kesehatan, dan mendirikan posko kesehatan di dekat lokasi kebakaran. Hingga saat ini, belum ditemukan laporan warga yang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), namun warga tetap diimbau menggunakan masker saat beraktivitas.
Salah seorang warga, Pasiman, mengaku telah memindahkan anak dan cucunya ke wilayah Karawaci dan Cisoka untuk menghindari paparan asap. Ia menyebut kebakaran serupa pernah terjadi beberapa kali di pabrik tersebut, namun kali ini yang paling parah. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, memastikan pemukiman warga tidak terdampak langsung dari kebakaran, meski asap masih mengancam kesehatan. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran dan total kerugian masih dalam penyelidikan.
Topics
Why This Matters
This fire at a major sandal factory in Tangerang, which burned for over 12 hours and forced evacuations, highlights the persistent industrial fire risks near dense residential areas. For local residents, understanding evacuation protocols and health monitoring is crucial; businesses should review fire safety compliance and emergency response plans to prevent similar incidents.
Timeline & Sources
Jun 21, 2026
WireKebakaran mulai melanda pabrik sandal PT Murni Karetindo Lestari di Tanah Tinggi, Tangerang.
Jun 22, 2026
WireKebakaran masih berlangsung, petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api.
Jun 22, 2026
WireAsap pekat mulai menyebar ke permukiman, evakuasi warga dimulai.
Jun 22, 2026
WireApi berhasil dipadamkan, proses pendinginan dilakukan oleh petugas.
Jun 22, 2026
WirePemerintah kelurahan melanjutkan pemantauan kesehatan dan evakuasi warga.